Metro Kota

Bupati Konawe Yusran Akbar Beri Atensi Pengaspalan Jalan Desa Wowasolo

64
×

Bupati Konawe Yusran Akbar Beri Atensi Pengaspalan Jalan Desa Wowasolo

Sebarkan artikel ini

KONAWE–KENDARIPO.SCOM–Bupati Konawe Atensi Perbaikan Jalan Desa Wowasolo Setelah Puluhan Tahun Tak Teraspal

Jalan poros utama di Desa Wowasolo, Kecamatan Wonggeduku, Kabupaten Konawe yang selama bertahun-tahun tak tersentuh pembangunan kini menjadi perhatian serius Bupati Konawe, H. Yusran Akbar. Harapan masyarakat untuk menikmati jalan beraspal pun mulai menemui titik terang.

Perhatian tersebut bermula dari sebuah video yang diunggah warga di media sosial pada Selasa (14/7/2026). Video itu memperlihatkan kondisi jalan yang berlumpur akibat hujan, serta para siswa yang harus berjalan kaki menyusuri jalan becek saat pulang sekolah.

Unggahan tersebut langsung menarik perhatian Bupati Yusran Akbar. Melalui akun media sosialnya, ia menanyakan lokasi jalan yang dimaksud. Setelah mendapat penjelasan, Yusran segera memberikan instruksi agar Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Konawe melakukan pengecekan di lapangan.

“Baik, saya teruskan ke Kadis PU untuk dicek langsung besok pagi,” tulis orang nomor satu Bumi Kalosara Konawe tersebut.

Baca Juga :  Ketua Umum DPP KNPI Lantik Pengurus Baru KNPI Sultra Periode 2026–2029

Instruksi itu langsung ditindaklanjuti. Besoknya, Rabu (15/7/2026), tim Bina Marga Dinas PUPR Konawe turun ke lokasi untuk melakukan survei dan pengukuran.

Berdasarkan pendataan sementara, ruas jalan yang direncanakan akan diperbaiki memiliki panjang sekitar 1 kilometer dengan lebar jalan sekitar 4,5 meter aspal, ditambah dengan rabat.

Hasil analisis lapangan menyimpulkan bahwa jalan poros Desa Wowasolo layak menjadi prioritas pembangunan. Selain merupakan akses utama masyarakat, jalan tersebut juga menghubungkan berbagai fasilitas publik penting, seperti sekolah, rumah ibadah, kantor desa, hingga pusat kegiatan ekonomi warga.

Kepala Desa Wowasolo, Yono, yang turut mendampingi tim PUPR di lokasi, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah daerah. Ia menjelaskan bahwa sejak desa tersebut dimekarkan pada era 1980-an, jalan porosnya belum pernah tersentuh pengaspalan, berbeda dengan desa-desa di sekitarnya yang kini telah menikmati jalan aspal.

Baca Juga :  Mobil Truk Pengangkut Ore Nikel PT ST Nikel Diduga Melebihi 8 Ton, GERAK Sultra Bakal Laporkan Persoalan Ini

Menurut Yono, jalan tersebut menjadi akses menuju dua masjid, dua gereja, TK Tunas Harapan, SDN Karya Bakti, MI Al-Ma’arif, SMKN 4 Konawe, Balai Desa Wowasolo, hingga Gedung Koperasi Desa Merah Putih yang saat ini hampir rampung dibangun.

“Pengaspalan jalan ini sangat kami harapkan agar anak-anak sekolah dan masyarakat tidak lagi harus melewati lumpur saat musim hujan maupun bermandikan debu ketika musim kemarau,” ujar Yono.

Ia berharap perhatian yang diberikan Bupati Yusran Akbar dapat segera diwujudkan dalam bentuk pembangunan jalan yang telah puluhan tahun dinantikan masyarakat.

“Kami, pemerintah desa dan seluruh masyarakat Wowasolo, mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Yusran Akbar atas perhatian yang diberikan. Semoga rencana pengaspalan ini dapat segera direalisasikan,” harapnya.

Yono menambahkan, pembangunan jalan tersebut tidak hanya akan meningkatkan kenyamanan masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi desa. Pasalnya, Desa Wowasolo selama ini dikenal sebagai salah satu sentra penghasil sayur-mayur terbesar di Kabupaten Konawe.

Baca Juga :  PD. Aneka Usaka Kolaka Diduga Kuat Menjadi Fasilitator Dokumen Terbang

Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten Konawe di bawah kepemimpinan Bupati Yusran Akbar dan Wakil Bupati Syamsul Ibrahim terus menggenjot pembangunan infrastruktur jalan di berbagai wilayah.

Sejumlah ruas jalan di Kota Unaaha yang sebelumnya rusak kini telah mulus beraspal. Demikian pula jalan di Desa Duriasi dan Desa Lalousu, Kecamatan Wonggeduku, yang sebelumnya menjadi keluhan warga karena berlubang dan berdebu, kini telah diperbaiki.

Komitmen Yusran Akbar terhadap pembangunan infrastruktur sejatinya telah terlihat jauh sebelum menjabat sebagai Bupati Konawe. Saat masih menjadi masyarakat biasa, ia dikenal kerap memperbaiki jalan maupun saluran drainase menggunakan dana pribadi sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat. (Laporan redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *