Metro Kota

Tak Terima di putuskan Oleh Pacarnya, Pria Ancam Bunuh Mantannya, Keluarga Minta Polres Konawe Bertindak Cepat, 

170
×

Tak Terima di putuskan Oleh Pacarnya, Pria Ancam Bunuh Mantannya, Keluarga Minta Polres Konawe Bertindak Cepat, 

Sebarkan artikel ini

 

UNAAHA, KENDARIPOS.COM – Seorang pria di Kecamatan Unaaha, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara, dilaporkan ke Polres Konawe atas dugaan pengancaman terhadap mantan kekasihnya. Pelaku diduga tidak terima diputus cinta dan mengancam akan menghabisi nyawa korban dengan badik.

Korban, IPS (23), warga Kelurahan Puunaaha, resmi melaporkan ancaman tersebut pada Jumat, 11 Juli 2025. Kejadian bermula saat keduanya bertemu di tempat kerja mereka di Kelurahan Tumpas, Kecamatan Unaaha.

Menurut pengakuan Indah, pelaku ILP sempat emosi dan menyuruh temannya mengambilkan senjata tajam jenis badik saat terjadi cekcok.

Baca Juga :  Mobil Mendadak Terbakar Di Depan SMPN 1 Unaaha

“Dia memang belum bawa badik, tapi dia bilang ke temannya: ‘Ambilkan badik.’ Waktu dengar itu saya langsung takut dan merasa keselamatan saya terancam,” ujar IPS saat dihubungi melalui telepon selulernya, Sabtu (12/7/2025).

IPS pun memutuskan melapor ke Polres Konawe karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kakak korban, Fadli, juga mendesak agar pihak kepolisian tidak menyepelekan kasus tersebut. Ia menilai ancaman itu sangat serius dan bisa saja berujung pada kekerasan fisik atau lebih parah lagi.

Baca Juga :  Bupati Dewan Pimpinan Daerah Lumbung Informasi Rakyat (DPD LIRA) Bombana soroti proyek lanjutan pembangunan bypass Rumbia yang dikerjakan oleh CV. Fadel Jaya Mandiri.

“Kami keluarga besar korban meminta Polres Konawe segera menangkap pelaku. Ini bukan ancaman biasa. Jangan tunggu sampai ada korban jiwa baru bertindak,” tegas Fadli.

Penyidik Polres Konawe yang menangani laporan ini, Charles, membenarkan bahwa laporan korban telah masuk dan sudah mulai ditindaklanjuti.

“Tadi pagi berkasnya sudah masuk ke ruangan Pak Kapolres. Kami sudah sampaikan ke korban, kami akan serius menangani laporan ini,” ujar Charles.

Laporan awal korban sebelumnya diterima oleh petugas piket Agasthya Prawira Putra. Saat ini, proses penyelidikan masih berlangsung.

Baca Juga :  Klarifikasi Dan Tanggapan Atas Isu yang Beredar Tentang Bupati Konawe 

Korban dan keluarga berharap pelaku segera ditindak tegas agar tidak terjadi kejadian yang lebih buruk serta memberikan rasa aman bagi korban. laporan :redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *