Metro Kota

Bupati Konawe Turun Tangan Langsung Tekan Harga Sembako Untuk Masyarakat

150
×

Bupati Konawe Turun Tangan Langsung Tekan Harga Sembako Untuk Masyarakat

Sebarkan artikel ini

 

KENDARIPOS.COM –KONAWE- Sulawesi tenggara Suasana Pasar Asinua, Rabu pagi (20/8/2025), tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak matahari terbit, warga sudah berdatangan membawa karung dan kantong belanja, berharap bisa mendapatkan sembako dengan harga miring lewat program Gerakan Pangan Murah yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Konawe.

Bupati Konawe, H. Yusran Akbar, ST., bersama Sekda Ferdinand dan sejumlah kepala OPD, ikut turun langsung meninjau. Mereka memantau harga sembako yang sempat naik beberapa pekan terakhir sekaligus memastikan distribusi bahan pokok berjalan lancar.

Baca Juga :  Polda Sultra Diminta Segera Memerintahkan Polsek Lainea Segera Menangkap Pelaku Penyerangan Rumah Warga di Desa Pamandati Kecamatan Lainea, 

“Stabilitas harga pangan adalah tanggung jawab pemerintah. Kami tidak ingin masyarakat terbebani,” ujar Yusran, usai meninjau antrean warga.

Dalam program ini, Pemkab Konawe bersama Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sultra menyalurkan ribuan bahan pokok dengan harga terjangkau: 5 ton beras, 200 liter minyak goreng, 200 rak telur, 100 kilogram bawang merah, hingga stok gula pasir. Agar merata, pembelian dibatasi per kepala keluarga—dua karung beras (5 kg), dua liter minyak goreng, dua kilogram gula, satu kilogram bawang merah, dan satu rak telur.

Baca Juga :  LSM Gerak Sultra Angkat Bicara Terkait Penggunaan Jalan Negara

Aturan ini disambut positif warga. “Saya datang dari pagi karena dengar ada beras murah. Harganya jauh lebih rendah dari pasar biasa, sangat membantu keluarga kecil seperti kami,” kata Siti, warga Asinua, sambil menenteng dua karung beras.

Antusiasme warga menunjukkan betapa program ini sangat ditunggu. Pedagang pasar tradisional pun menilai kehadiran Gerakan Pangan Murah tidak merugikan, justru membantu menyeimbangkan harga di lapangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sultra, Ir. Ari Siswanto, menegaskan bahwa kolaborasi antara provinsi dan kabupaten penting untuk menekan inflasi, apalagi menjelang musim kemarau. “Sinergi seperti ini adalah langkah nyata menjaga daya beli masyarakat sekaligus stabilitas ekonomi daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepala Desa Amolenggu Kec. Kolono Timur . Jadi Tahanan kejaksan Konawe Selatan.Atas Dugaan korupsi DD. Dengan Kerugian Negara.1,1 milyar

 

Gerakan Pangan Murah di Asinua bukan sekadar acara seremonial. Kehadiran bupati di tengah antrean warga, pembatasan kuota agar adil, dan harga yang benar-benar jauh lebih murah, membuat program ini terasa nyata manfaatnya. Konawe pun berharap, model distribusi seperti ini bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam menghadapi fluktuasi harga pangan.

 

Laporan: Miton

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *