Kendari-kendaripos.com-Fitiyah Nurainun Natiq Mapatarani, mahasiswi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Halu Oleo. hadir sebagai satu-satunya kandidat perempuan dalam kontestasi Presiden Mahasiswa. Berangkat dari latar belakang sebagai mahasiswa yang aktif berorganisasi. Rekam Jejak Organisasi yang Luas dan Teruji
Ainun bukanlah sosok baru dalam dunia pergerakan mahasiswa. Ia telah membangun pengalaman organisasi yang baik internal maupun eksternal kampus. Ia pernah menjabat sebagai Pengurus BEM FISIP UHO dan pernah menjadi Ketua Umum HMPS Ilmu Komunikasi. Pengalaman ini membuktikan kemampuannya dalam menjalankan peran strategis dan kepemimpinan di tingkat fakultas dan program studi.
Di luar kampus, pengalamannya yang menjadi kader HMI dan saat ini sebagai Bendahara Umum HIPMI PT Sultra dan anggota di berbagai organisasi eksternal seperti HIPPMAR Kendari dan HIPPAMOR juga pada Explore Sultra menunjukkan jangkauan jejaring dan kemampuan kerja sama lintas lembaga yang kuat.
“Menjadi calon ketua BEM Universitas Halu Oleo adalah sebuah langkah besar dan tanggung jawab yang saya ambil dengan penuh semangat. Saya maju sebagai calon ketua BEM Universitas Halu Oleo karena saya percaya bahwa setiap mahasiswa berhak mendapatkan suara yang kuat dan nyata dalam membangun kampus kita. Saya membawa suara, harapan, dan keberanian yang lahir dari ketulusan. Langkah ini untuk membuktikan bahwa perempuan mampu berdiri sejajar memimpin, mengambil keputusan, dan menjadi energi baru untuk masa depan.Setiap aspirasi dan kebutuhan mahasiswa tidak hanya didengar, tetapi juga diwujudkan. Sebagai perempuan, saya ingin memberikan contoh bahwa kepemimpinan tidak mengenal gender. Ini tidak hanya menjadi perjuangan saya tetapi perjuangan kita semua, karena untuk bersama-sama kita bisa lebih baik dan berdaya.”
Fitiyah Nurainun Natiq Mapatarani adalah representasi nyata dari pemimpin mahasiswa masa depan yang kuat dan mumpuni. Keberadaannya sebagai satu-satunya kandidat perempuan menjadi simbol harapan untuk terwujudnya organisasi mahasiswa yang lebih inklusif dan progresif.












