Daerah

Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid di Buton Selatan Kakanwil Ungkap Peran Masjid Sebagai Pusat Pemberdayaan Umat

93
×

Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid di Buton Selatan Kakanwil Ungkap Peran Masjid Sebagai Pusat Pemberdayaan Umat

Sebarkan artikel ini

Batauga – ||  (Humas Sultra) — Masjid harus bertransformasi bukan hanya sebagai rumah ibadah tetapi juga pusat pendidikan, pemberdayaan ekonomi dan membangun hubungan kemanusian.

Hal tersebut disampaikan Kakanwil Kemenag Prov. Sultra, H. Mansur, S. Pd., MA saat membuka secara resmi kegiatan Revitalisasi Badan Kesejahteraan Masjid lingkup Kantor Kementerian Agama Kab. Buton Selatan Tahun 2025 yang dirangkai dengan Pembinaan ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kab. Buton Selatan, di Aula Lamaindo, minggu, (21/12/2025).

“Masjid harus bertransformasi bukan hanya sebagai rumah ibadah tetapi juga sebagai pusat pendidikan. Orang datang di masjid diajak sholat berjamaah itu juga bagian dari pendidikan,” ungkapnya.

Kakanwil menyebutkan di masjid juga bisa melahirkan pemberdayaan ekonomi umat banyak gerai dan aktivitas ekonomi yang ada disekitar masjid bahkan masjid juga menjadi transformasi sosial membangun hubungan kemanusiaan.

Baca Juga :  Kajati Sultra Tegaskan Sanksi Satgas PKH bagi Perusahaan Tambang Bersifat Administratif, Bukan Pidana

“Tugas kita menjadi garda terdepan menjaga kemuliaan dan transformasi masjid ini,” ajaknya di hadapan pengurus BKM dan ASN Kemenag Buton Selatan.

Lebih lanjut kepada ASN Kemenag Busel, Mansur juga mengajak untuk menerapkan nilai dasar ASN Kemenag yang dikolaborasikan dengan Asta Protas Kementerian Agama.

Poin utama nilai dasar ASN Kementerian Agama adalah beriman dan bertakwa kepada Tuhan, sebagai manusia yang beriman dan bertakwa ASN Kementerian Agama wajib memberikan kesejukan bagi semua umat (rahmatan lilalamin) apalagi menghadapi natal dan tahun baru menjadi tugas kita menjaga keamanan, ini menjadi bagian indikator moderasi beragama.

Baca Juga :  Breaking News. Akibat Jalan Rusak Dua Motor Alami Kecelakaan Lalulintasr

Kedua nilai dasar Integritas, kesesuaian kata dan perbuatan bagi ASN contoh yang paling kecil tentang kehadiran pegawai dikantor dan kinerja sesuai dengan jam kerja pegawai.

Jika diselaraskan dengan Asta Protas Kemenag tentang digitalisasi tata kelola, menurut Kakanwil sudah seharusnya kinerja ASN berbasis digital sehingga akses layanan publik dan kebutuhan data dapat terpenuhi meskipun berada di luar kantor.

“ini yang akan kita perbaiki dari hulu ke hilir sehingga semua data yang dibutuhkan ada dalam satu genggaman jari kita,” harapnya.

Kesesuaian ini, lanjutnya akan menghasilkan profesionalisme yang melaksanakan tugas secara disiplin, tepat waktu dengan hasil terbaik serta berkomitmen mengutamakan kepentingan masyarakat dan negara.

Baca Juga :  Konsolidasi Porgram Strategis Kemenag Berdampak, Kakanwil Silaturrahmi dengan Bupati Muna

“Mari kita bekerja dengan sungguh-sungguh pekerjaan ini akan dipertanggungjawabkan kepada atasan dan kepada Tuhan Yang Maha Esa, bagi ASN mari belajar beradaptasi dikantor, dan berikan teladan jangan merusak sistem kerja yang telah dibangun dengan baik, ajaknya.

Terhadap nilai dasar ASN akan kolaborasikan terhadap Asta Protas Kementerian Agama, mulai dari kerukunan dan cinta kemanusiaan, penguatan ekoteologi dimulai dari lingkungan kantor, madrasah dan pesantren kita, dan layanan keagamaan berdampak.

Selanjutnya pendidikan yang unggul, bagi guru bukan hanya sebagai pendidik tetapi juga sebagai murabbi penjaga moral dan etika, masuk kedalam ruang anak didik kita yaitu transformasi digital dengan menjaga etika dan moralnya.@Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *